Dia ada di samping ku

Sabtu siang itu, aku baru saja mendapatkan tanda tangan kedua pembimbing untuk lembar pengesahan skripsiku. Hati ini penuh dengan rasa senang dan syukur atas karunia Rabb yang tak ternilai ini. Tak ingin ku sia-siakan waktu, langsung ku berwudhu dan bersiap untuk shalat Dzuhur karena waktu hampir memasuki waktu shalat Dzuhur.

Setelah adzan Dzuhur berhenti terdengar, segera ku memulai shalatku untuk menghadap-Nya dan bersyukur kepada-Nya. Di tengah shalatku, ada seseorang yang menepuk bahuku untuk menjadi makmum masbuk. Dan seperti biasanya, ku teruskan shalatku hingga selesai.

Selesai shalat, tak lupa ku berdoa dan bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan-Nya kepada ku hingga saat ini, termasuk nikmat dipermudah dalam tugas akhir ini. Salah satu kalimat syukurku, "Ya ALLAH, terimakasih Engkau telah memberikan kemudahan kepada ku untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini. Dan terimakasih telah memberikan kedua pembimbing yang mempermudahku". Lalu doa kulanjutkan hingga selesai.

Setelah selesai berdoa, orang yang menjadi makmum-ku telah selesai shalat dan sedang berdoa. Ketika hendak mengajaknya bersalaman,,,………
n_n’
ternyata orang yang kusebut dalam doaku (pembimbingku), dia ada di samping ku…

Leave a Reply